Jumaat, 10 Februari 2012

bosan

Ada orang benci,
aku peduli apa,
ada orang menyampah,
aku peduli apa,
ada orang mengata, mengutuk, mengeji,
tapi aku peduli apa,
ada orang hanya melihat,
aku peduli apa,
ada orang tak rela membaca,
sikit pun aku tak ambik kisah,
ada orang tak terniat pun,
lagi lah aku tak peduli,
ada orang kata "ah, ini bosan!"
ya, aku bosan dengan ngomelan kau,
tak habis - habis dengan keji,
kejilah sepuas mungkin,
kerna kau akan bosan dengan itu.

Memang ini bosan. Aku tidak pernah mengharap kalian baca apa saja yang tertulis di dalam ini kerna aku tahu semuanya tidak berupa, tidak beradab tapi punya cara dan tujuan. Kerna aku rasa itu saja gambaran yang sesuai tentang masa sekarang yang punya jiwa - jiwa memberontak dan syaitan - syaitan yang gah menjadi raja. Dia itu siapa? Aku tunjuk itu sebagai Iblis, dan si bongkak yang tertinggi hidungnya. Tiada kata seindah yang sesuai untuk dipeluknya. Aku kata najis makanannya, kerna dia permainkan peluh - peluh kita. Langsung aku ingin memijaknya dengan kata - kata jahanam lagi indah.

Sedar bukan semua? Bukan aku saja - saja.
Cukup sekadar menyinggah,
mungkin kamu akan suka,
atau menempelak orang gila gayanya,
itu bukan urusanku,
aku hanya melukis dengan kata - kata,
biar kamu nampak,
yang nafas ini bisa kita lihat.

Buka akal untuk melihat.

Jumaat,
2:39pm

2 ulasan:

  1. hehamboi. mahu saya kata, nais. otak saya teknologi rendah.

    BalasPadam
  2. teknologi rendah kata - katanya bisa. hulur kasih

    BalasPadam